Beras Lebong

Beras Lebong

Dalam pelaksanaan Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong dan Pemerintah Provinsi Bengkulu yang dilaksanaknan di Aula Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Lebong beberapa hari lalu, Gubernur meminta agar Kabupaten Lebong dikembalikan menjadi wilayah lumbung padi. 

Dijelaskan, Gubernur Bengkulu Ridwan Mukti, Kabupaten Lebong merupakan salah satu wilayah di Provinsi Bengkulu dengan sumber daya alam melimpah. Tak hanya itu, Lebong juga memiliki lahan persawahan yang sangat memadai. Wajar jika dahulu kala, Lebong pernah menjadi salah satu wilayah yang menjadi lumbung padi di Provinsi Bengkulu dan Indonesia.

Sedangkan, kondisi tersebut sangat berbeda dengan kondisi yang ada seperti sekarang ini, walaupun lahan persawahan Lebong masih cukup melimpah. Kabupaten Lebong yang hampir setiap tahunnya mendapatkan penghargaan dalam bidang peningkatan produksi gabah/beras nasional, saat ini sudah bukan lagi daerah lumbung padi. Bahkan masyarakat Lebong terkadang pascapanen banyak yang mengonsumsi beras miskin alias raskin yang ada setiap tahunnya.

Lalu, di era yang serba maju saat ini. Bukan berarti Lebong tidak bisa bangkit dan kembali menjadi daerah lumbung padi serta swasembada pangan di Provinsi Bengkulu. Terlebih dengan kondisi alam dan wilayah persawahan yang masih memadai. Namun ini semua perlu dukungan seluruh masyarakat dan kinerja pemerintah yang baik.

“Sudah saatnya Lebong kita kembalikan lagi menjadi Lumbung beras seperti terdahulu. Apalagi mayoritas masyarakat di Lebong adalah petani. Tentu dengan kondisi itu, salah satu faktor pendukung membuat Lebong menjadi Lumbung Beras,” kata Ridwan Mukti.

Lebih jauh, kondisi yang dimiliki Kabupaten Lebong saat ini, sudah sepatutnya menjadi perhatian yang cukup serius dalam mengembalikan Kabupaten Lebong sebagai Lumbung Beras.

“Di pulau Jawa sekarang sudah marak adanya konsumsi beras hidrolik. Berbeda dengan kita yang saat ini masih melakukan secara alami. Untuk itu, saya minta kepada dinas terkait, terkhususnya Bappeda agar dapat inventarisir komuniti Produk Unggulan di Kabupaten Lebong,” singkat Gubernur.

Leave a Comment